RUANG HATI DAN IMAJINASI

BERIKAN HATIMU RUANG DAN BIARKAN IMAJINASIMU DATANG

Tuesday, September 15, 2009

aku wanita, dia pun iya

Andai ku tak punya hati, hanya sebilah belati,

Kan kucabik toleransi ini oleh keegoisan sejati,

Keegoisan tuk memiliki tanpa harus menanti

Dia melebur dirinya terjebur jurang patah hati,

Sama sepertiku, sama seperti melati,

Yang terpuruk tertatih,

Tersungkur tanpa letih,

Dia,

Kutahu dia wanita,

Kutahu aku wanita,

Aku tak punya dusta tuk dikata,

Aku tak sebegitu kejam untuk mengancam,

Dia,

Dia yang wanita, (aku tahu)..

Aku yang wanita,, (sudah tahu)

Tak ingin kejam berdusta,

Berkata dengan mengancam:

"Tinggalkanlah dirinya,

Karena dirikulah untuknya,,"

2 comments:

  1. kenapa harus wanita itu yang meninggalkan dirinya?
    kalo dirinya memutuskan untuk tetap bersama wanita itu?
    berbesar hati dan ikhlas
    itu yang akan menjadikan qta para wanita memiliki "nilai" lebih
    nilai yang tidak dimiliki oleh "dirinya" yang sanggup membuat wanita wanita tersebut sakit

    ReplyDelete
  2. wanita itu memang meninggalkan dirinya tetapi tidak cintanya,,
    karena ada cinta yang tergadai oleh janji yang terlanjur ditelan oleh cinta lain ...
    dan tak akan ada dua purnama berpendar di malam yang gusar, oleh bimbang terusik fajar,,
    jadi aku, " sang wanita ", rela membiarkan senja mengusung malam membawa mimpi-mimpi terbawa pergi, agar tak lagi malam setengah redup setengah hidup,
    ia utuh, tak juga rapuh ,,

    ReplyDelete